Siswa-siswi SMP Negeri 12 Tegal kerap unjuk gigi di bidang non akademik seperti olahraga. Hal ini, ditunjukkan oleh pemain karate atau yang biasa disebut karateka muda Nedulas, yaitu Rasya Nuriffah Widiyastuti, yang akrab dipanggil Rasya. Ia yang telah menekuni olahraga bela diri khas Jepang itu. Belum lama ini, siswi kelahiran Tegal itu, baru saja menjuarai perlombaan karate. Ia tampil sebagai juara tiga dengan didampingi oleh Pembina Ekskul Karate, Bapak Zaenal Arfin, S.Pd.
Rasya Nuriffah yang sehari-hari adalah siswi kelas VII A memang telah mencintai karate sejak kecil. Sejak kelas 3 SD, siswi berperawakan tinggi besar itu sudah sering mengikuti berbagai perlombaan karate di daerahnya. Meski orang tuanya bukan berlatarbelakang atlet, namun Ia mampu menemukan olahraga yang sangat digemarinya itu hingga tampil sebagai karateka.
Kepada redaksi majalah galih bahari, Rasya menuturkan bahwa ketertarikannya pada karate merupakan naluri yang tumbuh sejak kecil. “Karate itu seperti sebuah naluri masa kecil, saya suka karate tanpa alasan, meski orangtua saya suka khawatir kalau saya pulang latihan dengan membawa luka-luka”, ujarnya. Berkat ketekunannya dalam berlatih dan berusaha sekuat tenaga pada saat di tatami. Setelah menunggu hasil dan berdoa, akhirnya Rasya memperoleh Juara 3 Lomba Karate Putri Tingkat Pelajar SMP Kota Tegal Tahun 2019.
Kendati sering mengikuti lomba dan berharap menjadi juara lagi, Rasya tidak ingin melupakan pendidikannya. Baginya, pendidikan tetap yang terpenting. Pendidikan dapat menghantarkan seseorang pada berbagai kesempatan yang luas. “Sesungguhnya menjadi juara dalam karate itu bukan tujuan utama, karena bagi saya pendidikan tetaplah nomor satu”, tambahnya. Ia juga berharap agar olahraga karate bisa semakin berkembang di SMP Negeri 12 Tegal.
